9 TRADISI UNIK PERAYAAN MAULID NABI DI INDONESIA

Tradisi Perayaan Maulid Nabi

Indonesia sebagai salah satu negara muslim terbesar di dunia yang memiliki sejumlah tradisi unik dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Maulid Nabi sendiri dirayakan setiap tanggal 12 Rabiul Awal pada tiap tahun sistem penanggalan hijriah.

Berbagai daerah melakukan kegiatan yang dibalut dengan kebiasaan di wilayah setempat untuk mengenang sosok pemimpin tertinggi umat manusia tersebut dan pada umumnya Maulid Nabi dirayakan dengan pengajian, pembacaan sholawat Nabi, hingga lomba-lomba bertema keagamaan. Namun di beberapa daerah di Indonesia Maulid Nabi dirayakan dengan cara yang unik seperti pawai, membersihkan pusaka, hingga sedekah bumi dan kirab.

Berikut 10 Tradisi unik Perayaan Maulid Nabi SAW yang ada di indonesia :

 

1. MULUDHEN

tradisi-maulud-di-indonesia

Salah satu tradisi yang dilakukakn oleh masyarakat madura untuk menunjukkan rasa cinta kepada baginda Nabi Muhammad SAW. Saat acara mauludhen biasanya masyarakat madura menyelenggarakan pengajian, pembacaan Maulid Dziba, Barzanji dan Sholawat Nabi dirumah-rumah masyarakat muslim secara bergantian dan pada saat itu pula para tetangga akan berkumpul untuk menghadiri acara mauludhen.
Bagi Masyarakat muslim madura, mauludhen bukan sekedar bentuk rasa cinta dan kebahagiaan atas kelahiran Rasullah SAW, akan tetapi juga sebagai sarana untuk bersilaturahmi dengan keluarga, kerabat dan tetangga.

2. BUNGO LADO

tradisi-bungo-lado

Tradisi Bungo lado berasal dari padang pariaman, sumatera barat. Biasanya tradisi ini mengumpulkan pohon hias yang berupa uang kertas. Uang kertas tersebut merupakan iuran masyarakat yang disedekahkan secara sukarela. saat hendak melakukan tradisi Bungo Lado, ketua pemuda atau dalam bahasa setempatnya disebut kapalo Mudo akan mengkonfirmasi kepada seluruh masyarakat desa untuk mendominasi sejumlah uang.
Nantinya uang akan didesain sedemikian rupa menyerupai pohon uang dan selanjutnya akan diarak menuju masjid. kemudian uang tersebut disumbangkan seluruhnya kepada masjid tersebut dan akan digunakan membangun rumah ibadah.

3.NGALUNGSUR PUSOKO

tradisi-maulud-di-indonesia

Peringatan unik Maulid Nabi juga diadakan di Garut, Jawa Barat. Biasanya warga memperingati hari lahir Nabi dengan membersihkan pusaka-pusaka peninggalan Sunan Rohmat (Kian Santang). Selain itu ada juga yang melakukan tradisi ini di Banten. Masyarakat juga berziarah ke makam para wali untuk menunjukkan penghormatan atas perjuangan mereka menyampaikan ajaran Islam.

Tradisi ini dilaksanakan tiap tanggal 12 Rabiul Awal yang bertepatan dengan momen kelahiran Baginda Rasullah Muhammad SAW. Ritual Ngalungsur Pusoko bertujuan untuk memperingati Maulid nabi sekaligus rasa syukur dan rasa hormat terhadap sunan rohmat.

Inti dari Ngalungsur pusoko adalah memandikan dan mencuci benda-benda fan senjata yang digunakan sunan rohmat dan menyebarkan syiar islam. Ritual ini dipimpin oleh juru kunci yang mengemban amanah dan menjaga seluruh benda pusoko yang ada di makam sunan rohmat.

4. KIRAB AMPYANG KUDUS

ampyang-maulid-loram

Merupakan Tradisi masyarakat kudus dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan di desa loram kulon kecamatan jati. Kegiatan Ampyang maulid ini dimulai dengan menghias sebuah papan tandu yang berbentuk masjid dan dalamnya diisi ampyang ( sejenis kerupuk berbentuk bulat). Tandu tersebut diarak keliling desa menuju masjid sunan at-taqwa loram kulon. proses mengarak ini dilakukan oleh warga setempat dan juga peragaan tokoh-tokoh yang berjasa dalam pendirian masjid at-taqwa. Setelah selesai kirab, Gunungan akan didoakan ulama setempat kemudian dibagikan kepada warga.

seiring berjalannya waktu, isi inti dari acara maulid berubah. yang awalnya tandu berisi kerupuk sekerang bergeser menjadi nasi lengkap dengan lauknya, disebabkan kemampuan masyarakat yang sudah meningkat.

5.KERESEN

tradisi-maulud-di-indonesia

Tradisi ini sebagai rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad yang tak kalah uniknya adalah tradisi keresen. Tradisi ini yang dilakukan oleh masyarakan muslim mengelo, mojokerto jawatimur,

Sebelumnya, warna mengelo mayoritas memiliki mata pencaharian sebagai petani ini telah mendominasi uang dan hasil bumo mereka. Sejumlah uang akan dibelanjakan pakaian dan digantungkan dipohon keres beserta hasil bumi para petani.

Puncak acara keresen adalah warga akan berlomba-lomba memanjat pohon keres secara bergantian untuk mengambil pakaian dan hasil bumi yang digantung diatas ranting pohon keres.
Pohon keres yang berbuah lebat dengan pakaian dan hasil bumo melambangkan kelahiran rasullah yang membawa berkah bagi seluruh alam. Makna ritual keresen sendiri adalah bentuk rasa syukur dan kebahagian atas lahirnya Nabi Muhammad SAW.

 

Baca Juga : Keunikan Keset Batas Suci

 

6. PANJANG JIMAT

tradisi-maulud-di-indonesia

merupakan tradisi peringatan maulid nabi muhammad SAW yang diadakan oleh masyarakat keraton cirebon. Acara ini biasanya dilakukan di beberapa tempat seperti keraton cirebon, makam sunan gunung jati dan keraton kanoman. upacara ini tidak hanya untuk masyarakat cirebon saja melainkan ribuan masyarakat dari berbagai daerah.

Puncak ritual panjang jimat biasa disebut dengan malam pelal dan diadakan pada malam 12 Rabiul Awal. Ritual dimulai dengan mengarak berbagai macam barang yang sarat akan makna filosofis , di antaranya barisan orang yang mengarak nasi tujuh rupa atau nasi jimat dari Bangsal Jinem yang merupakan tempat sultan bertahta ke masjid atau mushola keraton, yang memiliki makna filosofis sebagai hari kelahiran nabi yang suci yang dilambangkan melalui nasi jimat ini. Nasi jimat sendiri konon berasal dari beras yang disisil (proses mengupas beras dengan tangan dan mulut) selama oleh abdi keraton perempuan yang sepanjang hidupnya memutuskan untuk tidak pernah menikah atau disebut juga dengan perawan sunti .

Sesampai di langgar agung dilakukan sholawatan serta pengajian kitab barjanzi hingga tengah malam. pengajian dipimpin oleh imam masjid agung sang cipta rasa keratin kasepuhan. Setelah itu makanan tadi disantap bersama-sama. disinilah letak kejadian unik. masnyarakan yang berjubel-jubel; diluar masjid berusahan berebutan menyalami atau memantau tangan PRA Arief, sultan kasepuhan. Dalam keyakinan masyarakat, jika berhasil, calon sultan tersebut, maka ia akan mendapatkan keberkahan di kehidupannya.

7.GREBEG MAULID

jogja-grebeg-maulud

Kata Grebeg berarti mengikuti, sehingga grebeg maulid diartikan sebagao proses mengikuti sultan yogyakarta keluar dari keraton untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Grebeg Maulid merupakan bentuk rasa syukur yang dilakukan pihak istana dengan mengeluarkan sejumlah gunungan makanan untuk diperebutkan oleh masyarakat. Sebelumnya gunungan makanan ini diadakan doa bersama dan upacara yang dipimpin oleh tokoh-tokoh terpilih. Ada tiga jenis Grebeg yang digelar keluarga keraton dalam setahun yakni Grebeg Syawal, Grebeg Maulid dan Grebeg Besar.

8.MAUDU LOMPOA

tradisi-maulud-di-indonesia

Maudu Lompoa merupakan tradisi perayaan maulid nabi khas warga sungai cikoang kabupaten takalar. Maudu Lompoa memiliki 2 arti yakni maudu itu Maulid dan Lompoa berarti besar, jadi makna dari maudu lompoa adan perayaan maulid nabi secara besar-besaran.

Tradisi ini diawali dengan mandi pada bulan Syafar yang dipimpin oleh tetua adat. Kemudian dipuncak acaranya, masyarakat akan berpakaian adat makassari sambil membawa julung-julung makanan yang nantinya akan diperebutkan. Julung-julung ini berisikan telur hias, nasi setengah matang, beras ketan, ayam, dll. Uniknya, julung-julung ini ditambahi dengan berbagai kain khas Makassar yang berkibar warna-warni dan beberapa pemuda mendayung kapal kayu yang telah dihias dan diisi berbagai jenis makanan. tak lupa alat musik khas makassar pun ditabuh disepanjang sungai cikoang.

9.BAAYUN MAULID

baayun-maulid-banjarmasin

Baayun Maulid adalah tradisi yang selalu di laksanakan untuk memperingati Maulid Nabi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kata Baayun sendiri artinya ayunan atau buaian, sedangkan mulud berasal dari Bahasa Arab yang merupakan ungkapan dalam masyarakat Arab untuk kelahiran Nabi Muhammad. Baayun Maulid atau dikenal juga dengan sebutan Baayun Mulud adalah kegiatan mengayun bayi atau anak sambil membaca syair maulid.

Ayunan dihiasi berbagai macam benda yang dalam tradisi orang Banjar memiliki makna-makna dan harapan tertentu bagi yang diayun. Misalnya, janur bernama ular lidi yang diletakkan di bagian atas ayunan, bermakna kebersihan. Diharapkan, orang yang diayun akan selalu senang dengan kebersihan.

Baca Juga : Peluang Usaha

itu tadi 9 tradisi unik yang dilakukan masyarakat Indonesia untuk merayakan Maulid Nabi. Terlepas dari boleh tidaknya perayaan Maulid Nabi dilaksanakan, segala bentuk tradisi dan perayaan yang dilakukakn masyarakat tersebut merupakan bentuk syukur dan kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.